Apa sih itu Kehilangan?
Arti kehilangan bisa berupa kesedihan dan penderitaan atau tempaan atas kualitas ketabahan dan kesiapan diri. Rasa kehilangan merupakan bagian dari rasa memiliki karena adanya keterikatan atas sesuatu atau seseorang.
Kehilangan menunjukkan rasa yang tidak sepenuhnya utuh, merasa kurang tanpa hadirnya sesuatu atau seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bersentuhan dengan rasa kehilangan. Kehilangan akan benda, jiwa, perasaan, harga diri dan suasana, kehilangan sosok seseorang, kehilangan kesempatan bahkan takut kehilangan.
Masing-masing orang memiliki rasa takut kehilangan yang beragam. Dan masing-masing orang memiliki pencegahan sebelum terjadinya kehilangan.
Disini aku mau bercerita tentang takut kehilangan sesuai pengalaman pribadi.
Dulu aku pernah menyayangi seseorang dengan tulus, memberikan semua kepercayaanku kepadanya. Aku terlalu percaya sehingga aku kehilangan dia. Aku percaya tapi bukan berarti aku tidak melihat ada yang salah dari dia. Perasaan curiga sempat mengantuiku saat itu, tapi tetap saja aku menepis rasa curiga itu dengan cepat. Hingga satu waktu dia berbohong dan aku mengetahui kebohongannya itu, aku berusaha memaafkan dan menganggap seperti tidak terjadi sesuatu, tapi ternyata tidak segampang itu mengabaikan semuanya. Singkat cerita, aku memilih untuk mengakhiri hubungan dan semua rencana-rencana besar yang telah kami persiapkan. Aku memberikan dia kesempatan untuk menjelaskan semuanya tetapi dia tetap tidak menjelaskan apa-apa. Aku juga tidak ingin berusaha terlalu keras memaksakan dia menjelaskan semuanya.
Kejadian itu menciptakan trauma yang luar biasa besar dalam diriku. Tidak ingin menyayangi atau disayangi seseorang lebih dari sahabat dalam waktu yang lumayan lama. Trauma itu membuatku takut menjalani hubungan spesial yang baru.
Sejak kejadian itu sudah 3 tahun 6 bulan berlalu, seseorang datang dan berhasil membuatku menyayanginya. Seseorang itu berhasil meyakinkanku untuk membuka hatiku untuk dia. Sebelum kami menjalani hubungan, tertalu banyak drama yang kami hadapi. Dan sampai saat ini kami menjalani hubungan, banyak juga masalah yang datang menghampiri, termasuk rasa takut kehilangan.
Belakangan ini aku merasakan takut kehilangan yang sangat besar. Aku menyanyanginya, aku takut kehilangan dia sehingga menimbulkan rasa curiga dan membuatku bereaksi berlebihan.
Aku buat salah, aku marah yang berlebihan. Maaf, Aku sangat minta maaf untuk semuanya yang terjadi. Aku terlalu menyayangi. Rasa takut kehilangan yang berlebihan dan penguasaan diriku yang masih sangat kurang hingga aku tidak bisa menahan semuanya. Pertama dan harus jadi yang terakhir kalinya itu terjadi. Karena kejadian itu, aku jadi berani bertanya pertanyaan yang sejak awal inginku tanyakan padanya, tapi semuanya sudah terjawab.
Ketika rasa takut itu disampaikan dengan cara yang salah, aku akan benar-benar kehilangan. Dan saat ini aku bener-bener takut kehilangan, walaupun aku selalu mempersiapkan hatiku.
Sekali lagi aku katakan, aku tidak ingin menggenggamnya sangat keras sehingga dia kesakitan dan berusaha terlepas dari genggamanku.
Aku bukan perempuan yang sempurna, aku mempunyai banyak sekali kekurangan.
Aku berusaha dan terus belajar, bukan menjadi sempurna tetapi menjadi perempuan yang lebih baik di mata Tuhan, Orang Tua, dan Dia.

Komentar
Posting Komentar