Langsung ke konten utama

#justiceforaudrey Korban Penganiayaan Siswi SMA di Pontianak

Tadi gue habis baca berita tentang seorang siswi SMP bernama Audrey yang jadi korban pengeroyokan oleh siswi-siswi SMA di Pontianak.
Gue sih sebenarnya paling malas mengomentari berita yang terjadi, tapi kali ini beritanya buat gue sebel banget dengan anak SMA itu.
Gak perduli apa penyebabnya, tidak sepantasnya kalian siswa SMA berbuat seperti itu. Melakukan tindak penganiayaan sangat dilarang dimanapun, apalagi sama orang yang sama sekali tidak melakukan kesalahan kepada kalian.
Dari berita yang gue baca dari media online, penyebabnya dipicu masalah percintaan. Kakak sepupunya Audrey adalah mantan pacar dari salah satu pelaku penganiayaan, tapi malah Audrey yang jadi pelampiasan kekerasan pelakunya.
Audrey di pukul, di injak, bahkan alat kelaminnya mau dirusak juga sama para pelaku. eh pelaku, lu semua pada gak punya otak ya? lu pelajar atau bukan sih? kelakuan kalian melewati kelakuan binatang liar tau gak.
Merusak alat kelamin Audrey biar apa coba? biar dia gak perawan lagi seperti kalian? kalian kalau sudah gak perawan, jangan ajak atau paksa cewek lain biar ikut gak perawan juga dong seperti kalian.
Pelaku pengeroyokan lainnya juga kenapa kalian ikut-ikutan ngeroyok Audrey? kan yang jadi mantan pacar kakak sepupunya Audrey kan hanya salah satu dari kalian, kenapa kalian malah ikut membantu si pelaku utama?
kalian gak mau di katain gak setia kawan atau takut dimusuhin sama pelaku utamanya atau kalian merasa bahwa kalian berteman/bersahabat maka dari itu perbuatan baik atau buruk kalian harus tetap bersama atau karena kalian mau jadi "viral"?
kalau karena itu berarti kalian adala pelajar yang SANGAT BODOH. Pertemanan/persahabatan tidak seperti itu, pertemanan/persahabatan itu kalau ada teman yang berbuat salah kita sebagai teman/sahabat yang baik harus menegur/melarang dia melakukan sesuatu yang tidak baik bukannya malah ikut membantu melaksanakan kejahatan.
kalian mau viral? ya kalian harus buat suatu prestasi yang membanggakan dong supaya prestasi membanggakan kalian bisa jadi contoh bagi orang lain, bukannya prestasi kejahatan yang menjadikan kalian viral. Memang jadi sekarang viral tapi kalian juga jadi bahan hujatan seluruh masyarakat Indonesia.
oh iya, buat kalian para pelaku selamat menjalani hukuman yaa nantinya. Heeyyy ingat kalian para pelaku penganiayaan, jangan coba-coba memakai kekuasaan Bapak/Ibu Om/tante atau keluarga kalian untuk menutup kasus ini secara paksa tanpa ada hukuman yang setimpal buat kalian, karena jika itu terjadi kalian pasti jadi sasaran empuk seluruh masyarakat Indonesia yang tau kasus ini.

Gue berharap semoga tidak ada Audrey-Audrey lain diluar sana.
Semangat buat Audrey :)
#justiceforaudrey

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketakutanku

Entah kenapa rasa takut kembali menghantuiku. Rasa takut akan kehilangan hatiku lagi. Aku takut dia tiba-tiba menghilang meninggalkanku. Aku takut luka itu terulang lagi. Aku menyayanginya, tapi aku tidak ingin menggenggam dia sangat erat hingga dia kelelahan dan berusaha mencari cara untuk melepaskan genggamanku. Aku memberikan dia kebebasan bersyarat, bersyarat agar dia masih ingat bahwa ada aku bersamanya. Aku teringat kembali tentang masa lalunya. Hanya tidak ingin bernasib sama seperti orang itu. Aku mempercayainya, aku menutup rapat-rapat pintu kecurigaanku. Ya walaupun kadang rasa curiga itu mengetok pintu meminta untuk keluar. Tapi aku tetap percaya, karena aku menyayangi dia. Tidak perduli seberapa baik dan seberapa buruknya dia di masa lalu. Aku hanya melihatnya di masa sekarang dan di masa depan. Tidak perduli dengan omongan orang yang mungkin lebih banyak yang nyinyir tentang kami. Aku tidak pernah bermain dalam menjalani hubungan. Maka dari itu, aku juga tida...

Rindu

Dear kamu.. Apakah kamu tau bahwa aku sedang merindukanmu? Bukan rindu, tapi sangat merindukanmu. Belakangan ini aku sering merasa tertuduh oleh perasaanku sendiri, aku disuruh jujur kepada perasaanku sendiri kalau aku sedang merindukanmu. Kau berhasil meluluhkan sedikit hati yang beku ini.. tapi kamu juga berhasil membekukannya kembali. Aku menyerah sebelum rasa suka ini berubah jadi rasa sayang. Aku pergi sebelum aku tidak ingin pergi. Aku merelakanmu bahagia bersamanya, karena memang itu yang terbaik. Terimakasih telah mencairkan sedikit hati yang beku ini.. aku tidak pernah menyesal telah mengenalmu. Sekarang dan selanjutnya kita hanya teman, tapi apakah aku bisa? Aku harus bisa. Taukah kamu, aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Setiap kali aku bertanya apakah kau baik-baik saja? Tapi kau menjawab kalau kau sedang tidak baik-baik saja, itu membuatku sedih. Aku ingin mendengar kabarmu yang sedang bahagia.. aku tidak melepaskanmu untuk melihatmu bersedih. Aku selalu ...

Melepaskan Luka

Dalam hidup, melepaskan sudah menjadi hal yang biasa dalam kehidupan kita.  Hal yang kita anggap biasa itu kebanyakan gampang dilakukan oleh orang-orang. Ketika kita melepaskan seseorang, kita harus melepaskannya dengan ikhlas. Ikhlas? Aku sedang belajar ikhlas melepaskan yang ingin terlepas. Aku selalu berfikir, bagaimana mungkin aku mampu melepaskan seseorang yang telah menorehkan rasa begitu dalam? Yang ketidakhadirannya sebentar saja akan menjadi momen sepi dan dingin. Momen yang sangat ku hindari. Tapi aku harus mampu melepaskan karena aku menyayanginya. Aku sungguh menyayangi dia dengan hati yang tulus. Tidak ingin melihatnya terluka. Tidak ingin membuatnya terluka dengan memaksakan untuk terus bersamaku. Dengan melepasnya, aku ingin dia bahagia dengan pilihannya. Ini luka yang terdalam. Buat kamu yang membuat luka ini. Hei, aku sudah memaafkanmu. Jangan pikirkan aku, jangan membuat pikiranmu terbebani karena telah melukaiku. Kamu baik-baik ya.. jangan sa...